"Aku Tumbuh Dari Rasa Ingin Tahu, Aku Dibentuk Oleh Banyak Proses dan Melihat Mimpi Perlahan Tumbuh"
evan
Juni 25, 2026
Glorya Louise Mintalangi
SMP Kristen Eben Haezar 2 Manado
Bengkulu, 25 Juni 2026 - Perjalananku dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, aku adalah anak yang senang membaca, menulis, dan mengamati hal-hal di sekitarku. Aku selalu penasaran mengapa sesuatu bisa terjadi dan bagaimana kehidupan masyarakat terbentuk oleh berbagai kebiasaan, budaya, serta lingkungan tempat mereka tinggal. Tanpa kusadari, rasa ingin tahu itu menjadi awal dari kecintaanku pada dunia sastra dan ketertarikanku terhadap ilmu sosial.
Seiring bertambahnya usia, aku mulai mengikuti berbagai lomba dan kegiatan pengembangan diri. Ada lomba yang berhasil memberikan penghargaan, tetapi tidak sedikit pula yang berakhir dengan kegagalan. Aku pernah pulang tanpa membawa piala, melihat peserta lain berdiri di atas panggung sementara aku hanya menjadi penonton. Saat itu tentu ada rasa kecewa, tetapi perlahan aku belajar bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dari sebuah perjalanan.
Di jenjang SMP, kecintaanku pada dunia sastra semakin tumbuh. Menulis memberiku ruang untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan pandanganku terhadap berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat. Melalui tulisan, aku belajar memahami manusia, lingkungan, dan berbagai persoalan sosial dari sudut pandang yang lebih luas. Dari sinilah muncul keinginanku untuk suatu hari menjadi seorang peneliti sosial yang dapat menghasilkan karya dan penelitian yang bermanfaat bagi banyak orang.
Untuk mewujudkan mimpi tersebut, aku berusaha aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun organisasi. Aku terlibat dalam OSIS, study club, kompetisi IPS, kepenulisan, hingga berbagai program kepemudaan. Setiap pengalaman memberiku pelajaran baru tentang kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis. Semua pengalaman itu semakin meyakinkanku bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan interaksi dengan banyak orang.
Perjalananku tentu tidak selalu mudah. Ada saat-saat ketika aku merasa lelah, ragu terhadap kemampuan diri sendiri, atau gagal mencapai target yang telah kutetapkan. Namun, setiap kegagalan justru mengajarkanku untuk bangkit dan mencoba lagi. Aku belajar bahwa proses berkembang tidak selalu ditandai oleh banyaknya prestasi, melainkan oleh keberanian untuk terus melangkah meskipun hasilnya belum sesuai harapan.
Hari ini, aku masih berada dalam perjalanan panjang menuju impianku. Aku masih terus belajar, menulis, meneliti, dan mencari pengalaman baru. Namun satu hal yang selalu kupegang adalah bahwa mimpi besar berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Bagi siapa pun yang sedang berjuang meraih impian, jangan takut untuk mencoba. Tidak semua usaha akan langsung membuahkan hasil, dan tidak semua perlombaan akan berakhir dengan kemenangan. Tetapi setiap proses akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih siap menghadapi masa depan. Karena terkadang, hal terindah bukanlah saat kita mencapai tujuan, melainkan saat kita menyadari betapa jauhnya kita telah bertumbuh selama perjalanan.
