"Jejak Sang Petarung Dari Bumi Khatulistiwa, Menuju Ajang Duta SMA 2025"
Edukatif.id
November 04, 2025
Bengkulu, 4 November 2025 – Perkenalkan Muhammad Sultan, seorang siswa kelas 12 di SMA Negeri 1 Mempawah Hilir, Provinsi Kalimantan Barat, telah menapaki perjalanan hidup yang penuh makna. Di balik setiap langkahnya, tersimpan kisah perjuangan, kegigihan, dan keberanian untuk berubah. Sultan dikenal sebagai siswa yang pasif. Dalam dirinya, sebenarnya ada keinginan besar untuk berkembang, namun rasa tidak percaya diri dan kurangnya dukungan dari lingkungan membuatnya terhambat.
Ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, Sultan sebenarnya bercita-cita masuk ke SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. Namun, takdir membawanya ke SMA Negeri 1 Mempawah Hilir. Awal masa sekolahnya di sana tidaklah mudah. Ia harus beradaptasi dari nol, tanpa teman dan tanpa dukungan yang berarti. Di kelas 10, perasaan dikucilkan sempat membuatnya ingin pindah sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, Sultan belajar bahwa kuncinya bukanlah melarikan diri, melainkan bertahan dan terus berkembang.
Titik balik hidupnya datang ketika ia mengalami masa yang membuatnya belajar untuk berfokus memperbaiki diri. Ia mulai berani mengejar prestasi dan menantang dirinya keluar dari zona nyaman. Dari sana, ia memahami bahwa perubahan sejati hanya bisa dimulai dari diri sendiri. Namun, perjalanan itu tidak selalu berjalan mulus. Pada tahun 2024, Sultan mengalami kegagalan saat mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten Mempawah.
Saat mengikuti Diklat Paskibraka, Sultan menghadapi latihan berat yang menuntut disiplin tinggi. Di tengah perjuangan itu, kabar menggembirakan datang, bahwa ia lolos sebagai Duta SMA Provinsi Kalimantan Barat 2025. Sultan pun dihadapkan pada pilihan sulit antara melanjutkan Paskibraka atau mengambil kesempatan sebagai Duta SMA. Setelah menimbang dengan hati, Sultan memilih menjadi Duta SMA dan yakin bahwa setiap keputusan yang diambil dengan ketulusan tak akan pernah salah.
