Edukatif.id
Juni 19, 2025
Achmad Arya Raqhi Fauzan
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Bengkulu, 19 Juni 2025 – Achmad Arya Raqhi Fauzan adalah seorang mahasiswa Jurnalistik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah menekuni dunia komunikasi sejak usia dini. Ketertarikannya pada komunikasi dimulai dari lomba bercerita pada tahun 2014, tepat saat ia berumur 8 tahun. Saat itu, ia hanyalah seorang anak yang gemar berbicara di depan kelas dan berani tampil di atas panggung. Namun, siapa sangka bahwa pengalaman kecil itu menjadi pintu masuk ke dalam perjalanan panjang yang membentuknya hingga hari ini. Ia aktif mengikuti berbagai lomba seperti pidato, puisi, ceramah, hingga merambah dunia radio. Dari panggung ke panggung, ia mengasah kemampuannya dan berhasil meraih berbagai penghargaan, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Komunikasi tak lagi menjadi sekadar hobi baginya, melainkan telah menjadi jalan hidup selama lebih dari 10 tahun.
Selama perjalanannya, Arya menyadari bahwa keberhasilan bukan soal siapa yang paling hebat, tapi siapa yang paling konsisten menjaga mimpi. Sejak SD hingga SMA, ia terpilih sebagai siswa terbaik. Ia juga dipercaya menjadi Finalis Duta Baca Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023 serta terpilih sebagai Duta Maritim Indonesia Aspeksindo mewakili Provinsi Sulsel . Salah satu pengalaman paling berkesan dalam perjalanan Arya adalah saat dipercaya menjadi moderator dalam sebuah podcast inspiratif bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia periode 2020–2024, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno. Momen tersebut bukan sekadar tampil di hadapan publik, tetapi menjadi titik penguat bahwa komunikasi sejatinya adalah seni menyampaikan gagasan, nilai, dan semangat perubahan secara autentik dan berdampak.
Lebih dari sekadar tampil di panggung, Arya juga aktif dalam dunia pengabdian. Ia telah menjadi volunteer puluhan kegiatan sosial berskala lokal maupun nasional, menjelajah pelosok negeri untuk belajar dan berbagi. Baginya, kekuatan terbesar dalam perubahan tidak hanya terletak pada kecerdasan, tapi pada mindset yang dimiliki. Ia percaya bahwa mindset adalah pondasi, dan setiap orang bisa bertumbuh jika percaya pada potensinya sendiri. Namun, Arya juga sadar bahwa perubahan besar tak mungkin dikerjakan seorang diri. Ia pun menjadikan kolaborasi, inovasi, dan kreasi sebagai prinsip utama dalam setiap langkahnya—filosofi yang ia pegang teguh hingga kini.
Puncak pencapaiannya datang pada tahun 2025 ketika Arya dipercaya sebagai CEO Representative Gensmart Indonesia, sebuah organisasi/platform nasional pemberdayaan yang menaungi lebih dari 2.000 volunteer di 11 kota. Di bawah kepemimpinannya, Gensmart berhasil membuat event seperti Eco nature Warriors, Ramadan Bright Future (yang diselenggarakan serentak di Jakarta dan Makassar), serta Generation Impact Conference. Fokus besar organisasi ini adalah pada pendidikan kepemudaan dan pelestarian lingkungan—dua isu strategis yang ia perjuangkan dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan.
Perjalanan Arya belum usai. Ia justru menganggap semua ini sebagai awal dari kontribusi yang lebih luas. Moto hidup yang ia pegang erat adalah: "Menjadi mata air yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang." Ia percaya, di tahun 2045 nanti, Indonesia akan dipimpin oleh generasi yang berani bermimpi, berpikiran kuat, gemar berkolaborasi, aktif berinovasi, dan tak takut berkreasi. Dan ia ingin menjadi bagian dari arus perubahan itu. Dari seorang anak kecil yang suka bercerita, menjadi relawan tanpa pamrih, hingga dipercaya memimpin organisasi nasional, Arya menunjukkan bahwa siapa pun bisa mewujudkan mimpinya asal memiliki keyakinan, konsistensi, dan semangat untuk terus belajar dan berbagi.
Akses Kisah Inspiratif Lainnya Melalui:
Penyunting: Jumadi Hasibuan
