Edukatif.id
April 13, 2025
Sheryl Aura Islami
Universitas Dirgantara
Bengkulu, 13 April 2025 – Sheryl Aura Islami seorang perempuan muda yang tumbuh dalam didikan penuh kekuatan dan keteguhan hati. Ibunya tak pernah membatasi mimpinya hanya karena ia perempuan. Justru dari beliaulah ia belajar membangun pondasi diri yang kuat dan kokoh.
Sejak kecil, ia memegang teguh prinsip bahwa "Apa pun yang menjadi takdirmu, ia akan menemukan jalan untuk kembali kepadamu." Keyakinan ini menjadi pijakan yang menguatkannya, terutama saat tumbuh di lingkungan yang cenderung membatasi peran perempuan. Di sekelilingnya, banyak yang berpandangan bahwa perempuan cukup menjadi pengurus rumah tangga dan tidak perlu bermimpi terlalu tinggi. Tapi ia menolak tunduk pada anggapan itu. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan mampu merawat keluarga, sekaligus mengejar mimpi besar dalam hidup.
Kenangan pahit pernah dialaminya di bangku sekolah dasar. Seorang guru laki-laki memperlakukannya dengan pilih kasih, hanya memperhatikan murid-murid yang dianggap cantik. Ia pernah dilukai oleh ucapan sang guru: "Kamu tidak akan sukses karena nilai belajarmu kurang."
Kata-kata itu begitu menyakitkan, namun bukan untuk dikenang sebagai luka, melainkan sebagai bahan bakar semangat. Ia bertekad membuktikan bahwa ia layak sukses, dan tak seorang pun berhak meremehkan kemampuannya.
Sejak saat itu, ia mulai mengenal dirinya lebih dalam menyadari kekurangan sebagai alasan untuk terus berkembang, dan menjadikan kelebihan sebagai sarana untuk memberi dampak bagi sesama. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan lomba, sambil terus menekuni hobinya menari. Kecintaannya pada dunia tari telah tumbuh sejak usia tiga setengah tahun. Lewat tarian, ia mengekspresikan diri, membangun relasi, hingga mendapat kesempatan berharga untuk berkenalan langsung dengan Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur.
Perjalanan itu membawanya meraih banyak pengalaman luar biasa, yaitu terpilih mengikuti Festival Pelajar Unggulan bersama siswa hebat dari seluruh Indonesia, menjadi juara favorit di ajang Puteri Kebaya, hingga menyandang predikat Siswa dan Mahasiswa Berprestasi.
Ia percaya bahwa setiap luka bisa menjadi cahaya, setiap penolakan adalah dorongan, dan setiap mimpi layak diperjuangkan karena ia adalah perempuan, dan ia tak akan pernah berhenti bermimpi.
Akses Kisah Inspiratif Lainnya Melalui:
Penyunting:
