Edukatif.id
Maret 21, 2025
Cornelius I Made Risky Dwi Anggara
SMAN 2 Kalianda
Bengkulu, 21 Maret 2025 – Di balik kesuksesan, sering kali ada kisah tentang perjuangan melawan keraguan dan anggapan orang lain. Itulah yang dialami oleh Cornelius I Made Risky Dwi Anggara, seorang pemuda yang dulu dikenal sebagai “anak kutu buku” di kelas.
Sejak dulu, cornelius punya kecintaan besar pada dunia menulis. Setiap kali ada tugas esai, ia adalah orang yang paling bersemangat mengerjakannya. Sementara teman-temannya mengeluh, cornelius justru merasa tertantang dan menikmati proses menulis tersebut. Bahkan, tak jarang teman-temannya meminta bantuan saat kesulitan membuat esai.
Namun, meskipun cornelius senang menulis, banyak orang di sekitarnya meremehkan hobinya.
"Nulis mah cuma hobi doang, nggak bakal bisa jadi skill apalagi menghasilkan duit" begitu kata mereka.
Awalnya, cornelius percaya bahwa menulis hanyalah kegiatan sampingan sekadar pelarian untuk mengisi waktu luang. Hingga akhirnya, sebuah pengalaman mengubah cara pandangnya.
Titik Balik: Ketika Hobi Menjadi Peluang
Suatu hari, cornelius iseng mengikuti lomba esai. Tanpa banyak harapan, ia mengirimkan karyanya. Tak disangka, cornelius keluar sebagai juara. Momen ini menjadi titik balik yang membuka matanya bahwa menulis bukan sekadar hobi menulis adalah keterampilan berharga yang memiliki peluang besar.
"Ternyata nulis bisa dihargai dan ada peluangnya!" ujar Cornelius.
Sejak saat itu, cornelius mulai menekuni dunia kepenulisan dengan lebih serius. Ia tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga berinisiatif berbagi ilmu dengan membuka kelas menulis esai bagi pelajar lainnya.
Menjadikan Menulis sebagai Peluang Nyata
cornelius mulai membantu banyak orang menulis esai, baik untuk keperluan beasiswa, lomba, maupun sekadar tugas sekolah. Selain itu, ia juga menawarkan jasa proofreading dan koreksi tulisan.
Melalui keterampilan menulisnya, cornelius berhasil membeli barang yang ia impikan, mengikuti berbagai workshop pengembangan diri dan mendapatkan beasiswa dari lembaga non-profit ternama. Semua pencapaian itu berawal dari hobinya yang dulu dianggap tidak bernilai.
Menjadi Mentor bagi Generasi Muda
Kini, cornelius tak hanya menjadi penulis berbakat, tetapi juga seorang mentor yang membantu anak-anak muda mengasah kemampuan menulis mereka. Ia membuktikan bahwa passion yang dijalani dengan tekun bisa berbuah manis.
Jangan remehkan hobimu! asah skill kamu, cari peluang, dan siapa tahu hobi yang kamu anggap kecil hari ini bisa menjadi sumber penghasilan di kemudian hari.
Kisah cornelius mengajarkan bahwa keberhasilan sering kali bermula dari hal sederhana yang kita sukai. Kuncinya adalah berani mencoba, tekun belajar, dan percaya bahwa setiap hobi punya potensi jika kita berani menjadikannya peluang.
Akses Kisah Inspiratif Lainnya Melalui:
Penyunting: Jumadi Hasibuan
