"Mengubah Suatu Ketidakmungkinan Menjadi Kenyataan"
Davenia Anwara Hidayat
SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1
Perkenalkan namaku Davenia Anwara Hidayat akrab disapa sebagai Dave. Banyak yang tidak mengira bahwa aku masih duduk di bangku SMP setelah melihat platform yang sudah ku bangun. Aku tipikal orang yang sangat senang melakukan hal hal baru bahkan seringkali aku merasa tertantang. Maka aku memutuskan aku ingin menempuh jalan hidupku sebagai atlet badminton, setelah hampir satu tahun kurang aktif dalam kegiatan badminton, aku memutuskan untuk mengikuti ajang “Puteri Anak DKI Jakarta 2023”, namun dalam proses mendaftarnya saja masih penuh dengan keraguan.
Aku merasa kurang cocok untuk kontes kecantikan seperti ini, apalagi saat itu prestasi yang ku punya tidak seberapa dengan finalis lainnya. Sempat ku tolak, namun selalu saja ada perasaan nggak tenang dan takut menyesal. Singkat cerita aku akhirnya mendaftar, walau tepat di hari terakhir. Beberapa hari kemudian aku mendapat kabar, aku lolos seleksi dan lanjut sebagai finalis untuk mengikuti karantina.
Aku masih merasa insecure, dengan banyaknya finalis lainnya yang hebat hebat dan terlihat pandai dalam catwalk, public speaking, dan prestasi yang begitu luar biasa. Namun, Tuhan baik sama aku dan aku berkesempatan untuk bisa lanjut ke Nasional sebagai “Puteri Anak DKI Jakarta Lingkungan 2023”. Perjalanan untuk menuju tingkat nasional tidaklah mudah, banyaknya pengorbanan yang harus dilakukan. Apalagi dengan kegiatan badminton ku yang terpaksa harus di tinggalkan sejenak. Jujur saja, aku selalu merasa tertinggal dengan yang lainnya dan seringkali aku berfikir “kalau aku gak ikut kontes ini, pasti aku ga ketinggalan sama yang lain” tapi Tuhan Yesus lagi lagi baik.
Orang tuaku yang paling banyak berkorban, memang kita bukan dari keluarga yang bergelimang harta tapi Mama, Papa, Adek yang selalu jadi support system ku dan selalu mengusahakan semuanya. Di nasional, Puji Tuhan aku mendapat titel “Puteri Anak Indonesia Intelegensia 2023”.
Tuhan mendatangkan rezeki dari title tersebut, Tuhan beri banyak kesempatan seperti endorsment, platform yang baik, dll. Tuhan juga beri kebaikannya dengan memberi aku Juara Harapan 1 di O2SN cabang Badminton dan Juara 1 di Kejuaraan Kota Jakarta Utara bersama partner yang keren sekali.
Juga bisa menjuarai Juara 1 Story Telling Competition Tingkat DKI Jakarta, Juara 1 Speech Competition dalam rangka bulan Bahasa, diberi kesempatan sebagai Brand Ambassador, Speaker di berbagai tempat, dan tetap maksimal dalam akademik sehingga bisa masuk Top 3 Rank Tertinggi se Angkatan dan aktif dalam volunteering terutama relawan kepada anak anak yang membutuhkan.
I want to spread kindness, positivity’s, that’s why if you asked me “what do you see yourself in 10 years?” I always answered, I want to become a person with empathy for people, I wanna create my own organization, my own platform to create an impact for many young generations. I know we’re never forever young, but I want to take advantage of my young age for something many people think that’s impossible.
Semua itu, pastinya banyak cobaan, banyak ejekan, banyak hal hal toxic yang aku rasakan. Namun aku sadar, Tuhan memberi aku cobaan untuk bangkit kembali, stay positive and sometimes just not caring about others think. I’m grateful for many kinds of opportunities I’ve received, I just turned someone who’s Impossible, who’s insecure, who’s afraid. To someone who’s possible. I’m possible!
Akses Kisah Inspiratif Lainnya Melalui:
@_edukatif.id @kabare.idn
Penyunting:
Jumadi Hasibuan
