Belinda Amelia Leonardo
Singapore Institute of Management Global Education
Tips And Tricks Kuliah ke Luar Negeri
1.Temukan Program Studi yang Tepat untuk Masa Depanmu
Jangan asal pilih, pastikan program studi sesuai dengan tujuanmu. Sebelum mendaftar, lakukan riset mendalam mengenai universitas dan program studi yang sesuai dengan minat dan rencana karirmu. Pertimbangkan reputasi akademik, kurikulum, spesialisasi, serta fasilitas yang ditawarkan. Jangan lupa juga untuk memeriksa lokasi universitas. Perhatikan faktor seperti biaya hidup, budaya, iklim, dan aksesibilitas transportasi.
Kamu harus mengenal minat dan potensi diri supaya lebih mudah dalam menentukan kampus yang tepat. Bagaimana cara untuk mengetahuinya? Cara termudah adalah melakukan asesmen kenali diri. Melalui asesmen ini, kamu bisa tahu banyak hal seperti minat, nilai pribadi, keterampilan hidup, kesiapan dan perilaku akademik, sampai aspirasi karier.
2.Riset Beasiswa dan Bantuan Keuangan
Kuliah di luar negeri tidak selalu mahal jika kamu pintar mencari peluang. Cari tahu tentang opsi beasiswa, bantuan keuangan, atau program pertukaran yang tersedia. Banyak universitas internasional, lembaga pemerintah, dan organisasi swasta yang menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional. Pastikan kamu memenuhi persyaratan, seperti nilai akademik, pengalaman organisasi, atau proposal lainnya. Mulailah persiapan dokumen beasiswa sejak dini, termasuk surat rekomendasi, esai, dan portofolio, untuk meningkatkan peluangmu.
Contoh Beasiswa Dalam Negeri untuk ke Study Abroad: Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Indonesia Maju (BIM), LPDP. Selebihnya, masih banyak lagi disesuaikan dengan Beasiswa dari pemerintah negara tersebut atau dari regional scholarship.
3.Siapkan Dokumen dan Persyaratan Administrasi
Jangan sampai terlambat, urus semuanya lebih awal. Dokumen seperti paspor, visa pelajar (jika diperlukan), asuransi kesehatan, dan surat penerimaan universitas (LoA) adalah kunci keberangkatanmu. Pastikan semua dokumen ini siap jauh sebelum tenggat waktu. Pelajari proses pengurusan visa di negara tujuanmu, termasuk wawancara atau persyaratan tambahan seperti bukti keuangan. Selain itu, jangan lupa untuk memfotokopi semua dokumen penting dan menyimpannya di tempat yang aman! Saranku juga bawa beberapa dokumen asli instrumental seperti akte lahir dan lainnya.
4.Belajar Membuat Curriculum Vitae, Esai dan Motivation Letter yang Profesional
Sebelum membuat Curriculum Vitae (CV), sebaiknya kamu melakukan riset mengenai format CV yang sesuai untuk pengajuan beasiswa, biasanya ATS Friendly/Professional CV. Kamu dapat mengisi CV dengan kegiatan seperti organisasi kampus, seminar, mengikuti internship, atau menjadi relawan. Untuk esai, kamu dapat mengisinya dengan pengalaman-pengalaman yang pernah dilakukan dan tunjukkan bahwa kamu layak mendapat beasiswa tersebut.
Dalam motivation letter, tunjukkan bahwa kamu memiliki alasan kuat untuk mendaftar beasiswa di negara tersebut. Sertakan alasan yang original dan inovatif yang didukung oleh beberapa fakta yang menunjukkan bahwa kamu memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan kuliah di negara tersebut.
5.Kuasai Bahasa Inggris dan Bahasa Asing/Negara Tujuan
Menguasai bahasa inggris menjadi syarat wajib untuk berkuliah di luar negeri. Kamu harus memiliki sertifikat yang menunjukkan kemampuan kamu. Untuk mempelajarinya, lakukan secara otodidak atau melalui kursus bahasa. Namun, tak hanya bahasa Inggris, setidaknya kamu harus menguasai dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa negara tujuan. Jika kamu punya target untuk mendapatkan beasiswa, maka mutlak hukumnya untuk mendapatkan sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL/IELTS sesuai permintaan kampus. Ada banyak lembaga persiapan kuliah yang juga menawarkan layanan paket belajar untuk program IELTS (umumnya lebih universal), balik lagi ke kamu apakah kamu membutuhkan dorongan atau bantuan eksternal untuk bimbel atau tidak. Sesuaikan juga dan riset berbagai bimbel offline atau online yang tersedia!
Rekomendasi website untuk belajar IELTS otodidak: ieltsliz.com, ielts.idp.com, ielts-simon.com, ieltsbuddy.com, english-exam.org
6.Perencanaan Keuangan: Buat Anggaran yang Realistis
Hitung semua kebutuhan dan siapkan dana darurat. Buat anggaran yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, makanan, transportasi, dan kebutuhan pribadi lainnya. Cari tahu biaya hidup di kota tujuanmu agar anggaran lebih akurat. Jika memungkinkan, cari pekerjaan paruh waktu atau peluang magang yang dapat mendukung keuanganmu. Namun, tidak semua negara memperbolehkan mahasiswa internasional untuk bekerja. Jadi, harus perhatikan lagi peraturan-peraturannya agar kamu tidak melakukan hal illegal! Jangan lupa untuk menyiapkan dana darurat untuk menghadapi hal-hal tak terduga.
7.Persiapkan Diri untuk Beradaptasi dengan Budaya Baru
Jadilah individu yang terbuka terhadap perbedaan. Beradaptasi dengan budaya baru mungkin menjadi tantangan, tetapi ini juga merupakan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Sebelum keberangkatan, pelajari bahasa dasar, kebiasaan, dan norma sosial di negara tujuanmu. Setelah tiba, aktif lah dalam kegiatan kampus, komunitas lokal, atau organisasi mahasiswa internasional. Menghormati budaya setempat dan menjalin pertemanan dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang akan membuat pengalamanmu semakin berwarna.
8.Maksimalkan Fasilitas Kampus dan Dukungan Mahasiswa
Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan universitas. Universitas biasanya memiliki banyak layanan pendukung untuk mahasiswa internasional, seperti orientasi kampus, bimbingan akademik, hingga layanan konseling. Jika kamu menghadapi kesulitan akademik atau personal, segera cari bantuan dari pihak kampus. Selain itu, bergabung dengan organisasi mahasiswa, klub, atau komunitas hobi dapat membantu kamu membangun jaringan sosial sekaligus mengembangkan diri di luar akademik.
9.Rencanakan Gaya Hidup Sehat dan Seimbang
Jaga kesehatan fisik dan mental-mu selama studi. Hidup di lingkungan baru seringkali membuat kita lupa menjaga pola hidup sehat. Pastikan kamu tetap menjaga pola makan, olahraga, dan istirahat yang cukup. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika merasa stres atau kesepian. Banyak universitas menyediakan layanan kesehatan mental yang dapat diakses oleh mahasiswa.
10.Dokumentasikan Perjalananmu + Personal Branding
Abadikan seluruh pengalamanmu agar menjadi kenangan berharga. Pengalaman kuliah ke luar negeri adalah salah satu momen yang tidak terlupakan. Buat jurnal, vlog, atau unggah cerita perjalananmu di media sosial untuk mendokumentasikan setiap momen berharga. Ini juga bisa menjadi portofolio yang berguna di masa depan, baik untuk personal branding maupun karier-mu
Akses Tips And Tricks Lainnya Melalui:
Penyunting:Jumadi Hasibuan
