"Coba Dulu Daripada Nyesel"
Shofia Zahra Ruslan
SMA Negeri 1 Manokwari
Namanya Shofia, seorang siswi SMA biasa yang sering menganggap dirinya "biasa saja". Dari SD, dia tidak terlalu menonjol dalam pelajaran, dan dalam kegiatan ekstrakurikuler pun dia hanya ikut-ikut saja tanpa benar-benar serius. Sejujurnya banyak yang melihatnya dengan sebelah mata. Komentar seperti, "Dia mah nggak pernah bisa serius," atau, "Dia paling cuma coba-coba, nggak bakal berhasil," sering terlontar.
Tapi Shofia punya prinsip yang berbeda: "Coba dulu, daripada nyesel." Dalam perjalanan Shofia, prinsip “coba dulu daripada nyesel” akhirnya berhasil membawa remaja SMA itu dengan mencoba mengikuti berbagai macam perlombaan, belajar sungguh sungguh untuk mencapai ranking 1, mencoba mengharumkan nama baik sekolah dan provinsi dll. Suatu hari ia mencoba mengikuti sebuah ajang Duta SMA yang dari dulu dia anggap mustahil bisa menjadi seperti orang orang hebat itu. Pada saat tahap mendaftar hingga seleksi, ia melukis tentang perjalanan dirinya, tentang seorang gadis yang jatuh, mencoba bangkit, dan akhirnya menemukan kekuatan dari dalam dirinya sendiri.Tak disangka, Shofia bisa terpilih menjadi salah satu perwakilan Duta SMA Papua Barat dan teman-teman yang dulu merendahkannya mulai memandangnya dengan kagum.
Sejak saat itu, Shofia tidak berhenti mencoba hal-hal baru. Setiap kali ada yang bertanya, "Kok kamu bisa sih sampai sejauh ini?" Dia selalu menjawab dengan senyuman, "Aku coba dulu, daripada nyesel. Dan aku belajar mencintai prosesnya."
“Kadang, keberhasilan itu datang karena kita berani melangkah duluan. Dan yang terpenting, cintai dirimu sendiri—termasuk semua usaha dan kegagalanmu. Karena semua itu adalah bagian dari perjalananmu menuju sukses."
Akses Kisah Inspiratif Lainnya Melalui:
@_edukatif.id @kabare.idn
Penyunting: Jumadi Hasibuan
