"Jadilah Cahaya Yang Bersinar Untuk Menginspirasi Orang Disekitarmu"
Novia Virawati 15 tahun, kerap dipanggil Novia di lingkungan sekolah. Siswi yang sedang menjalani pendidikan di bangku kelas 11 SMA NEGERI 1 ASEMBAGUS. Lahir pada tanggal 22 November 2008 di Situbondo Provinsi Jawa Timur. Siswi kelahiran Jawa yang berkecimpung dalam dunia public speaking ini banyak terjun dalam dunia Organisasi baik Secara online maupun offline. Baginya speak up dalam ranah yang positif adalah hal yang paling penting untuk menyuarakan banyak aspirasi. Namun dengan banyak kegagalannya la menjuluki dirinya sendiri sebagai "Generasi perintis".
Siswi kelahiran 2008 ini berhasil merintis sebuah komunitas bertajuk lisis.id, sebuah media digital yang dapat ditemukan di platform Instagram, lisis.id di bentuk karena minimnya Literasi anak muda bangsa yang mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman dalam menela'ah sebuah informasi. Berbagai macam cara dapat di lakukan untuk membangkitkan jiwa Literasi generasi muda dengan dukungan teknologi informasi seperti saat ini. Selain itu Novia juga aktif dalam membuat konten edukasi di platform Instagram pribadinya.
Novia Virawati juga memiliki segudang prestasi akademik dan non akademik yang sangat membanggakan diantaranya, Duta Parekraf Jawa Timur. Duta Literasi Indonesia, Duta Pelajar Juara Indonesia Lingkungan selain dalam ajang duta novia juga tergabung dalam organisasi Maju Bersama Osis (MBO) dan Forum anak kecamatan Asembagus serta sering memenangkan Olimpiade Olimpiade yang di selenggarakan oleh instansi ternama. Novia Virawati, seorang siswi di SMAN 1 ASEMBAGUS yang juga aktif dalam berbagai organisasi, sering kali menghadapi tantangan dalam mengatur waktunya. Tetapi hal itu tidak menjadi tantangan yang berat untuk novia karena la dapat memanajemen waktu dengan baik yaitu dengan, Membuat jadwal harian setiap Minggu malam, Novia duduk dengan kalender dan buku catatannya. Dia membuat jadwal harian dan mingguan, menandai waktu untuk sekolah, belajar, rapat organisasi, dan waktu istirahat. Dengan jadwal yang jelas, dia bisa melihat gambaran besar aktivitasnya dan menghindari bentrokan jadwal.
Kedua yaitu Prioritaskan Tugas, Novia selalu memprioritaskan tugas-tugasnya. Dia membuat daftar tugas harian dengan mengurutkan tugas berdasarkan urgensi dan pentingnya. Tugas akademik yang mendekati deadline atau memiliki bobot besar dalam penilaian selalu menjadi prioritas utamanya. Lalu Patuhi Batas Waktu Pribadi, Disiplin adalah kunci utama bagi Novia. Dia menetapkan batas waktu pribadi untuk menyelesaikan tugas. Misalnya, dia menetapkan waktu maksimal dua jam untuk belajar satu mata pelajaran untuk sekolah besok sebelum beralih ke tugas organisasi. Dengan begitu, dia memastikan setiap aspek kehidupannya mendapatkan perhatian yang cukup dan juga Istirahat yang Cukup, Novia memahami pentingnya istirahat untuk menjaga produktivitas. Dia selalu menyempatkan waktu untuk beristirahat di antara aktivitas padatnya. Tidur cukup di malam hari dan mengambil istirahat singkat selama hari membuatnya tetap segar dan fokus.
Dengan menerapkan hal hal di atas dalam kehidupan sehari-hari, Novia Virawati berhasil menjaga keseimbangan antara akademik dan aktivitas organisasi. Dia menjadi contoh bagi teman-temannya tentang bagaimana mengelola waktu dengan efektif dan tetap berprestasi di berbagai bidang.
"Tetap berprestasi bukan tentang memiliki banyak waktu, tapi tentang bagaimana kamu mengelola waktu yang ada dengan bijak. Kesibukan berorganisasi adalah ladang belajar, bukan hambatan."
- Novia Virawati
Info lebih lanjut:@_edukatif.id
